Minggu, 30 April 2017
Di Sulteng Ada 39.810 Orang Gunakan Narkoba
BNN Kota Palu menyatakan, saat ini jumlah penduduk Indonesia sebanyak 260 juta orang, 4,5 juta di dalamnya sudah terkontaminasi dengan narkotika. Dari jumlah tersebut, ada sekitar 39.810 orang di Sulawesi Tengah tercatat sebagai pengguna narkoba.
Kepala BNN Kota Palu AKBP Sahidi mengatakan, jumlah 39.810 di Sulteng itu terdapat 2.600 pengguna narkoba di Kota Palu. Dan yang paling memprihatinkan adalah pelakunya itu masih berstatus sebagai pelajar.
“Saya harapkan seluruh warga Kota Palu agar segera menjauhi penyalagunaan narkotika karena itu membahayakan diri sendiri,” kata Sahidi saat menghadiri Jalan Sehat Telkomsel 4G LTE yang berlangsung dipusatkan di Anjungan Talise Palu Minggu, (30/4/2017) pagi tadi seperti dikabarkan Sultengterkini.com.
Menurut Sahidi, dari 4,5 juta pengguna narkoba di Indonesia itu, 40 sampai 50 orang per hari meninggal dunia hanya karena penyalahgunaan narkotika.
“Berkaitan dengan anak-anak kita yang masih duduk di bangku sekolah ini juga kerap menjadi sasaran bagi para pelaku narkotika untuk melakukan semacam pendekatan supaya anak kita dapat terpengaruh. Olehnya itu mudah-mudahan saudara-saudara saya yang sempat hadir disini bisa menjauhi yang namanya narkotika,” tegas Sahidi.
Usai bersosialisasi seraya mengimbau, Kepala BNN Kota Palu AKBP Sahidi mewakili pihak BNN Provinsi Sulteng juga memberikan piagam penghargaan kepada Telkomsel yang diterima langsung Surya Rachman selaku Branch Manager Telkomsel Palu atas partisipasi nyata mendukung program pemerintah tentang pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkoba dalam kegiatan Jalan Sehat.
52 WNA Terjaring Razia di Apartement City Home Gading River View
Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Metro Jakarta Utara, bersama Kantor Imigrasi Kls I Jakarta Utara berhasil menggelar razia di Apartement City Home Gading River View, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu (29/4/2017).
Dari razia itu, sebanyak 52 orang warga negara asing (WNA) yang diduga menyalagunakan narkoba dan tidak memiliki dokumen lengkap tempat tinggal diamankan.
Menurut Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Utara, AKBP R Sitinjak SH, MH, dari 52 orang yang diamankan tersebut, 48 orang merupakan warga Niger, Pilipina 2 orang, Jepang 1 orang, serta WNA Palestina 1 orang. Dari 52 orang itu, yang terindikasi narkoba 2 orang Warga Negara Asal Filipina. "Sedangkan WNA Niger sebanyak 48 orang diamankan karena tidak memiliki dokumen lengkap (Pasport),” ujarnya.
Lanjut Kasat Narkoba menjelaskan, dalam operasi ini pihaknya mengerahakan 83 personel pasukan gabungan dari Sat Narkoba sebanyak 37 personel, Sat Intelkam 10 personel, dari Imigrasi Jakarta Utara 26 personel, BNN Unit K.9 Jakarta Utara 10 orang.
Dalam operasi tersebut, secara bersamaan anggota melakukan razia dengan cara-cara humanis menyasar lima tower yang ada di Apartement City Home Gading River View, yakni Tower Manhatan Bay, Tower San Fransisco Bay, Tower Hawaian Bay, Tower Santa Monica Bay, Tower Miami Bay. Kemudian dilakukan pemeriksaan terhadap orang dan dokumen, sedangkan orang yang terindikasi narkoba diserahkan kepada Polres Metro Jakarta Utara dan BNN.
Para WNA tersebut kini diamankan di Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Utara Jalan Boulevard Artha Gading Blok. A No. 5 – 7 Kelurahan Kelapa Gading Barat, Kecamatan Kelapa Gading Jakarta Utara untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Kawasan ASEAN Harus Bebas dari Narkoba
Presiden Filipina Rodrigo Duterte pada Sabtu (29/4) pagi di Manila membuka Konferensi Tingkat Tinggi Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (KTT ASEAN) dengan mengatakan bahwa kawasan tersebut harus bebas terhadap narkoba sebelum obat-obatan mematikan itu membunuh banyak warga.
"Kita harus tegas dalam mewujudkan mimpi Asia Tenggara yang bebas obat-obatan ilegal," kata Duterte di hadapan para kepala negara ASEAN yang hadir di Manila, termasuk di antaranya Presiden Indonesia Joko Widodo.
Laporan PBB menyebutkan bahwa Myanmar adalah produsen opium kedua terbesar di dunia, di bawah Afghanistan. Kedua negara berkontribusi terhadap hampir 95 persen opium global.
Opium itu disebut dihasilkan dari sebuah ladang yang disebut sebagai Segitiga Emas, sebuah wilayah yang melintasi tiga negara dari Myanmar, Thailand, dan Laos. Dari wilayah itulah narkoba menyebar ke negara-negara Asia Tenggara lain dan juga ke China.
"Tingginya angka perdagangan narkoba di Asia Tenggara ini mengancam pencapaian ASEAN dalam hal pembangunan masyarakat," kata Duterte yang yakin ASEAN bisa mewujudkan mimpi tersebut dengan tekad politik yang kuat.
"Kita harus segera memberantas narkoba sebelum obat-obatan itu membunuh kita," kata dia.
ASEAN pada 2012 lalu sempat menandatangani deklarasi tentang pembebasan kawasan dari narkoba dengan tenggat waktu yang hanya tiga tahun. Namun target tersebut hingga kini gagal tercapai di sejumlah negara.
Lembaga sipil International Drug Policy Consortium (IDPC) mengkritik penetapan target yang tidak realistis tersebut karena membuat negara-negara anggota ASEAN menerapkan kebijakan yang keras, dan bahkan dinilai melanggar hak asasi manusia, untuk memberantas persoalan narkoba.
IDPC mencontohkan bagaimana banyak negara masih menerapkan hukuman yang terlalu berat, termasuk hukuman mati, bagi para pengedar maupun pengguna.
Kerasnya kebijakan itu juga memicu membludaknya penghuni penjara melebihi kapasitas, sebagaimana yang terjadi di Filipina saat ini.
Filipina di bawah kepemimpinan Duterte dinilai sebagai contoh bagaimana kebijakan pemberantasan narkoba bisa membuat ribuan nyawa melayang dalam waktu beberapa bulan.
Amnesti Internasional menyatakan bahwa pemerintah sengaja membiarkan pembunuhan ekstra judisial demi mewujudkan misi mereka.
Namun demikian, ada dua negara ASEAN, Thailand dan Myanmar yang sempat dipuji oleh kepala lembaga Global Commission on Drug Policy, yang juga mantan presiden Swiss, Ruth Dreifuss.
Menurut Dreifuss, cara terbaik memberantas narkoba adalah bukan dengan menggunakan keamanan yang menggunakan instrumen kekerasan, melainkan dengan pendekatan kesehatan.
"Kita harus tegas dalam mewujudkan mimpi Asia Tenggara yang bebas obat-obatan ilegal," kata Duterte di hadapan para kepala negara ASEAN yang hadir di Manila, termasuk di antaranya Presiden Indonesia Joko Widodo.
Laporan PBB menyebutkan bahwa Myanmar adalah produsen opium kedua terbesar di dunia, di bawah Afghanistan. Kedua negara berkontribusi terhadap hampir 95 persen opium global.
Opium itu disebut dihasilkan dari sebuah ladang yang disebut sebagai Segitiga Emas, sebuah wilayah yang melintasi tiga negara dari Myanmar, Thailand, dan Laos. Dari wilayah itulah narkoba menyebar ke negara-negara Asia Tenggara lain dan juga ke China.
"Tingginya angka perdagangan narkoba di Asia Tenggara ini mengancam pencapaian ASEAN dalam hal pembangunan masyarakat," kata Duterte yang yakin ASEAN bisa mewujudkan mimpi tersebut dengan tekad politik yang kuat.
"Kita harus segera memberantas narkoba sebelum obat-obatan itu membunuh kita," kata dia.
ASEAN pada 2012 lalu sempat menandatangani deklarasi tentang pembebasan kawasan dari narkoba dengan tenggat waktu yang hanya tiga tahun. Namun target tersebut hingga kini gagal tercapai di sejumlah negara.
Lembaga sipil International Drug Policy Consortium (IDPC) mengkritik penetapan target yang tidak realistis tersebut karena membuat negara-negara anggota ASEAN menerapkan kebijakan yang keras, dan bahkan dinilai melanggar hak asasi manusia, untuk memberantas persoalan narkoba.
IDPC mencontohkan bagaimana banyak negara masih menerapkan hukuman yang terlalu berat, termasuk hukuman mati, bagi para pengedar maupun pengguna.
Kerasnya kebijakan itu juga memicu membludaknya penghuni penjara melebihi kapasitas, sebagaimana yang terjadi di Filipina saat ini.
Filipina di bawah kepemimpinan Duterte dinilai sebagai contoh bagaimana kebijakan pemberantasan narkoba bisa membuat ribuan nyawa melayang dalam waktu beberapa bulan.
Amnesti Internasional menyatakan bahwa pemerintah sengaja membiarkan pembunuhan ekstra judisial demi mewujudkan misi mereka.
Namun demikian, ada dua negara ASEAN, Thailand dan Myanmar yang sempat dipuji oleh kepala lembaga Global Commission on Drug Policy, yang juga mantan presiden Swiss, Ruth Dreifuss.
Menurut Dreifuss, cara terbaik memberantas narkoba adalah bukan dengan menggunakan keamanan yang menggunakan instrumen kekerasan, melainkan dengan pendekatan kesehatan.
Artis Ini Berwajah Keren, tapi Berubah Buruk Gara-gara Narkoba!
Tertangkapnya Ridho Roma dalam kasus narkoba membuat masyarakat terkejut.Hal ini merupakan salah satu bukti betapa dekatnya pergaulan selebriti dengan barang haram ini.
Ridho Roma bukanlah selebriti pertama yang tertangkap tangan menggunakan obat-obatan terlarang ini.
Ada banyak alasan mengapa selebriti begitu dekat dengan obat terlarang ini.
Banyaknya jadwal, tekanan dari berbagai pihak sampai harus tetap menjaga stamina membuat banyak selebriti yang justru akhirnya terjerumus dalam obat-obatan ini.
Tak hanya selebriti Indonesia saja, tapi beberapa selebriti Hollywood juga kerap terjerat pada hal terlarang ini.
Pada awal pemakaian, si pemakai merasa lebih baik, namun efek samping setelah pemakaian jangka panjang, pengguna menjadi terlihat berbeda bahkan terlihat lebih cepat menua.
Dilansir dari berbagai sumber, TribunStyle.com akan memberikan beberapa bukti narkoba dapat merubah wajah seseorang dengan sangat drastis.
1. Fariz RM

Musisi senior ni memang sudah beberapa kali ditangkap polisi karena menggunakan obat terlarang ini.
Fariz RM terakhir kali tertangkap tengah menggunakan narkoba pada tahun 2015 lalu.
Semoga ga pakai lagi ya Om.
2. Sheila Marcia

Ibunda dari Leticia Charlotte Agraciana Joseph tertangkap tengah berpesta shabu di salah satu apartemen mewah di kawasan Pluit, Penjaringan, Jakarta Selatan pada 2008 lalu.
3. Roger Danuarta

Pada 2014, aktor ganteng ini tertangkap dalam keadaan teler di sebuah mobil.
Dalam sidangnya, aktor ini mengaku ia telah mengkonsumsi barang haram ini sejak SMA.
Meski tak sampai tertangkap polisi, Roger mengaku ia menjadi mengalami ketergantungan.
Ketergantungan Roger terhadap narkoba berimbas pada kesehatan hatinya yang kini bermasalah.
Ia mengaku sering merasa gelisah dan demam karena efek mengonsumsi barang haram tersebut.
4. Amanda Bynes

Amanda merupakan salah satu aktris cilik Hollywood.
Wajahnya yang cantik berubah total usai ia kecanduan obat-obatan terlarang.
Wajahnya mulai kusam akibat penggunaan kokain, dia juga sempat ketahuan menggunakan ganja.
5. Mischa Barton

Setelah Mischa ditangkap polisi, baru terungkap jika dia adalah pengguna narkoba yang juga suka mengonsumsi alkohol.
6. Kate Moss

Kate Moss dikenal sebagai supermodel papan atas.
Sayangnya wajahnya perlahan berubah karena ia kerap menggunakan obat terlarang jenis kokain.
Wanita cantik ini telah terbiasa dengan pesta dan kehidupan glamor sejak tahun 2005.
7. Macaulay Culkin

Pernah nonton film tahunan Home Alone?
Pasti hafal dong dengan wajah Kevin sebagai pemerna utamanya.
Setelah lama tidak terlihat pada awal tahun 2012 lalu publik dikejutkan dengan penampilannya yang bertubuh tampak kurus, pucat dan begitu mengkhawatirkan.
Muncul kabar bahwa dia sudah cukup lama menggunakan heroin, namun tentu saja dia membantahnya
Calon TKI Ikuti Test Urin
Memenuhi permintaan permohonan Pemerintah Daerah pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi dalam rangka menurunkan angka prevalensi penyalahgunaan Narkoba dan upaya pencegahan peredaran gelap narkoba melalui Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di wilayah Kabupaten Cianjur, BNNK Cianjur melakukan test urine kepada 80 orang Calon Tenaga Kerja Indonesia yang akan diberangkatkan ke Negara Malaysia pada hari Jumat, 28 April 2017, "Kegiatan ini merupakan bentuk upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba ke wilayah NKRI melalui Tenaga kerja Indonesia" ungkap Ibu Drh Hj Dwi Ambar Wahyuningtyas selaku Kepala Dinas Tenaga kerja dan Transmigrasi Kabupaten Cianjur.
Pada kesempatan yang sama Kepala seksi pencegahab dan pemberdayaan masyarakat BNN Kabupaten Cianjur, Asep Husen mengatakan BNNK Cianjur mendukung kegiatan yang positif, dan sangat menghimbau kepada para calon TKI untuk menolak penitipan barang apapun untuk mencegah keterlibatan dalam peredaran gelap narkoba ke Indonesia.
Sabtu, 29 April 2017
Rahasia Air Zam Zam
Sumur Zamzam yang sekarang ini kita lihat adalah sumur yang digali oleh Abdul Muthalib kakeknya Nabi Muhammad. Sehingga saat ini, dari “ilmu persumuran” maka sumur Zamzam termasuk kategori sumur gali (Dug Water Well).
Dimensi dan Profil Sumur Zamzam
Bentuk sumur Zamzam dapat dilihat di bawah ini.

Mata air zamzam
Di bawah lapisan alluvial Wadi Ibrahim ini terdapat setengah meter (0.5 m) lapisan yang sangat lulus air (permeable). Lapisan yang sangat lulus air inilah yang merupakan tempat utama keluarnya air-air di sumur Zamzam.
Kedalaman 17 meter ke bawah selanjutnya, sumur ini menembus lapisan batuan keras yang berupa batuan beku Diorit. Batuan beku jenis ini (Diorit) memang agak jarang dijumpai di Indonesia atau di Jawa, tetapi sangat banyak dijumpai di Jazirah Arab. Pada bagian atas batuan ini dijumpai rekahan-rekahan yang juga memiliki kandungan air. Dulu ada yang menduga retakan ini menuju laut Merah. Tetapi tidak ada (barangkali saja saya belum menemukan) laporan geologi yang menunjukkan hal itu.
Dari uji pemompaan sumur ini mampu mengalirkan air sebesar 11 – 18.5 liter/detik, hingga permenit dapat mencapai 660 liter/menit atau 40 000 liter per jam. Celah-celah atau rekahan ini salah satu yang mengeluarkan air cukup banyak. Ada celah (rekahan) yang memanjang ke arah hajar Aswad dengan panjang 75 cm dengan ketinggian 30 cm, juga beberapa celah kecil kearah Shaffa dan Marwa.
Keterangan geometris lainnya, celah sumur di bawah tempat thawaf 1.56 m, kedalaman total dari bibir sumur 30 m, kedalaman air dari bibir sumur = 4 m, kedalaman mata air 13 m, Dari mata air sampai dasar sumur 17 m, dan diameter sumur berkisar antara 1.46 hingga 2.66 meter.
Air Hujan Sebagai Sumber Berkah
Air Hujan Sebagai Sumber Berkah

Sumur ini secara hydrologi hanyalah sumur biasa sehingga sangat memerlukan perawatan. Perawatan sumur ini termasuk menjaga kualitas higienis air dan lingkungan sumur serta menjaga pasokan air supaya mampu memenuhi kebutuhan para jamaah di Makkah. Pembukaan lahan untuk pemukiman di seputar Makkah sangat ditata rapi untuk menghindari berkurangnya kapasitas sumur ini.

Sumur Zamzam ini, sekali lagi dalam pandangan (ilmiah) hidrogeologi , hanyalah seperti sumur gali biasa. Tidak terlalu istimewa dibanding sumur-sumur gali lainnya. Namun karena sumur ini bermakna religi, maka perlu dijaga. Banyak yang menaruh harapan pada air sumur ini karena sumur ini dipercaya membawa berkah. Ada yang menyatakan sumur ini juga bisa kering kalau tidak dijaga. Bahkan kalau kita tahu kisahnya sumur ini diketemukan kembali oleh Abdul Muthalib (kakeknya Nabi Muhammad SAW) setelah hilang terkubur 4000 tahun (?).
Dahulu di atas sumur ini terdapat sebuah bangunan dengan luas 8.3 m x 10.7 m = 88.8 m2. Antara tahun 1381-1388 H bangunan ini ditiadakan untuk memperluas tempat thawaf. Sehingga tempat untuk meminum air zamzam dipindahkan ke ruang bawah tanah. Di bawah tanah ini disediakan tempat minum air Zamzam dengan sejumlah 350 kran air (220 kran untuk laki-laki dan 130 kran untuk perempuan), ruang masuk laki perempuan-pun dipisahkan.

Sekarang ini ruang bawah tanah tersebut juga sudah ditutup untuk memberikan keluasan bagi jamaah haji dan umrah yang akan thawaf, shalat atau berdoa. Tetapi kalau Anda jeli, ketika Thawaf, kita masih dapat lihat tanda dimana sumur itu berada. Sumur itu terletak kira-kira 20 meter sebelah timur dari Ka’bah.
Monitoring dan Pemeliharaan Sumur Zamzam
Jumlah jamaah ke Makkah tiga puluh tahun lalu hanya 400 000 pertahun (di tahun 1970-an), terus meningkat menjadi lebih dari sejuta jamaah pertahun di tahun 1990-an, Dan saat ini sudah lebih dari 2.2 juta. Tentunya diperlukan pemeliharaan sumur ini yang merupakan salah satu keajaiban dan daya tarik tersendiri bagi jamaah haji.
Pemerintah Saudi tentunya tidak dapat diam pasrah saja membiarkan sumur ini dipelihara oleh Allah melalui proses alamiah. Namun pemerintah Arab Saudi yang sudah modern saat ini secara ilmiah dan saintifik membentuk sebuah badan khusus yang mengurusi sumur Zamzam ini. Sepertinya memang Arab Saudi juga bukan sekadar percaya saja dengan menyerahkan ke Allah sebagai penjaga, namun justru sangat meyakini manusialah yang harus memelihara berkah sumur ini.

Badan Riset sumur Zamzam yang berada di bawah SGS (Saudi Geological Survey) bertugas untuk:
- Memonitor dan memelihara untuk menjaga jangan sampai sumur ini kering.
- Menjaga urban di sekitar Wadi Ibrahim karena mempengaruhi pengisian air.
- Mengatur aliran air dari daerah tangkapan air (recharge area).
- Memelihara pergerakan air tanah dan juga menjaga kualitas melalui bangunan kontrol.
- Meng-upgrade pompa dan tangki-tangki penadah.
- Mengoptimasi supplai dan distribusi air Zamzam
Perkembangan Perawatan Sumur Zamzam.
Dahulu kala, zamzam diambil dengan gayung atau timba, namun kemudian dibangunlah pompa air pada tahun 1373 H/1953 M. Pompa ini menyalurkan air dari sumur ke bak penampungan air, dan di antaranya juga ke kran-kran yang ada di sekitar sumur zamzam.
Dahulu kala, zamzam diambil dengan gayung atau timba, namun kemudian dibangunlah pompa air pada tahun 1373 H/1953 M. Pompa ini menyalurkan air dari sumur ke bak penampungan air, dan di antaranya juga ke kran-kran yang ada di sekitar sumur zamzam.
Uji pompa (pumping test) telah dilakukan pada sumur ini, pada pemompaan 8000 liters/detik selama lebih dari 24 jam memperlihatkan permukaan air sumur dari 3.23 meters dibawah permukaan menjadi 12.72 meters dan kemudian hingga 13.39 meters. Setelah itu pemompaan dihentikan permukaan air ini kembali ke 3.9 meters di bawah permukaan sumur hanya dalam waktu 11 menit setelah pompa dihentikan. Sehingga dipercaya dengan mudah bahwa akifer yang mensuplai air ini berasal dari beberapa celah (rekahan) pada perbukitan di sekitar Makkah.
Banyak hal yang sudah dikerjakan pemerintah Saudi untuk memelihara Sumur ini antara lain dengan membentuk badan khusus pada tahun 1415 H (1994). dan saat ini telah membangun saluran untuk menyalurkan air Zamzam ke tangki penampungan yang berkapasitas 15.000 m3, bersambung dengan tangki lain di bagian atas Masjidil Haram guna melayani para pejalan kaki dan musafir. Selain itu air Zamzam juga diangkut ke tempat-tempat lain menggunakan truk tangki di antaranya ke Masjidil Nabawi di Madinah Al-Munawarrah.
Saat ini sumur ini dilengkapi juga dengan pompa listrik yang tertanam di bawah (electric submersible pump). Kita hanya dapat melihat foto-fotonya saja seperti di atas. Di sebelah kanan ini adalah drum hidrograf, alat perekaman-perekaman ketinggian muka air sumur Zamzam (Old style drum hydrograph used for recording levels in the Zamzam Well).
Kandungan Mineral
Tidak seperti air mineral yang umum dijumpai, air Zamzam in memang unik mengandung elemen-elemen alamiah sebesar 2000 mg perliter. Biasanya air mineral alamiah (hard carbonated water) tidak akan lebih dari 260 mg per liter. Elemen-elemen kimiawi yang terkandung dalam air Zamzam dapat dikelompokkan menjadi
Yang pertama, positive ions seperti misal sodium (250 mg per liter), calcium (200 mg per liter), potassium (20 mg per liter), dan magnesium (50 mg per liter).
Kedua, negative ions misalnya sulphur (372 mg per liter), bicarbonates (366 mg per liter), nitrat (273 mg per liter), phosphat (0.25 mg per liter) and ammonia (6 mg per liter).
Molekul Air Zamzam
Tidak seperti air mineral yang umum dijumpai, air Zamzam in memang unik mengandung elemen-elemen alamiah sebesar 2000 mg perliter. Biasanya air mineral alamiah (hard carbonated water) tidak akan lebih dari 260 mg per liter. Elemen-elemen kimiawi yang terkandung dalam air Zamzam dapat dikelompokkan menjadi
Yang pertama, positive ions seperti misal sodium (250 mg per liter), calcium (200 mg per liter), potassium (20 mg per liter), dan magnesium (50 mg per liter).
Kedua, negative ions misalnya sulphur (372 mg per liter), bicarbonates (366 mg per liter), nitrat (273 mg per liter), phosphat (0.25 mg per liter) and ammonia (6 mg per liter).
Molekul Air Zamzam

Kandungan-kandungan elemen-elemen kimiawi inilah yang menjadikan rasa dari air Zamzam sangat khas dan dipercaya dapat memberikan khasiat khusus. Air yang sudah siap saji yang bertebaran di sekitar Masjidil Haram dan Masjid Nabawi di Madinah merupakan air yang sudah diproses sehingga sangat aman dan segar diminum, ada yang sudah didinginkan dan ada yang sejuk (hangat). Namun konon prosesnya higienisasi ini tidak menggunakan proses kimiawi untuk menghindari perubahan rasa dan kandungan air ini.
Pada tahun 1971, seorang doktor dari negeri Mesir mengatakan kepada Press Eropa bahwa air Zamzam itu tidak sehat untuk diminum. Asumsinya didasarkan bahwa kota Mekah itu ada di bawah garis permukaan laut. Air Zamzam itu berasal dari air sisa buangan penduduk kota Mekah yang meresap, kemudian mengendap terbawa bersama-sama air hujan dan keluar dari sumur Zamzam. Masya Allah.
Tentu saja ini merupakan prasangka buruk yang merugikan dunia Islam.Berita ini sampai ke telinga Raja Faisal yang amat marah mendengarnya. Beliau lalu memerintahkan Menteri Pertanian dan Sumber Air untuk menyelidiki masalah ini, dan mengirimkan sampel air Zamzam ke Laboratorium-laboratorium di Eropa untuk dites.
Thariq Hussain, insinyur kimia yang bekerja di Instalasi Pemurnian Air Laut untuk diminum, di Kota Jedah, mendapat tugas menyelidikinya. Pada saat memulai tugasnya, Thariq belum punya gambaran, bagaimana sumur Zamzam bisa menyimpan air yang begitu banyak seperti tak ada batasnya.
Hanya Sumur kecil
Ketika sampai di dalam sumur, Thariq amat tercengang ketika menyaksikan bahwa ukuran “kolam” sumur itu hanya 18 x 14 feet saja (Kira-kira 5 x 4 meter). Tak terbayang, bagaimana caranya sumur sekecil ini bisa mengeluarkan jutaan galon air setiap musim hajinya. Dan itu berlangsung sejak ribuan tahun yang lalu, sejak zaman Nabi Ibrahim AS.

Tariq mulai mengukur kedalaman air sumur. Dia minta asistennya masuk ke dalam air. Ternyata air sumur itu hanya mencapai sedikit di atas bahu pembantunya yang tinggi tubuhnya 5 feet 8 inci. Lalu dia menyuruh asistennya untuk memeriksa, apakah mungkin ada cerukan atau saluran pipa di dalamnya. Setelah berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya, ternyata tak ditemukan apapun!.
Dia berpikir, mungkin saja air sumur ini disupply dari luar melalui saluran pompa berkekuatan besar. Bila seperti itu kejadian nya, maka dia bisa melihat turun-naiknya permukaan air secara tiba-tiba. Tetapi dugaan ini pun tak terbukti. Tak ditemukan gerakan air yang mencurigakan, juga tak ditemukan ada alat yang bisa mendatangkan air dalam jumlah besar.
Selanjutnya Dia minta asistennya masuk lagi ke dalam sumur. Lalu menyuruh berdiri, dan diam ditempat sambil mengamati sekelilingnya. Perhatikan dengan sangat cermat, dan laporkan apa yang terjadi, sekecil apapun. Setelah melakukan proses ini dengan cermat, asistennya tiba-tiba mengacungkan kedua tanganya sambil berteriak: “Alhamdulillah, Saya temukan dia! Pasir halus menari-nari di bawah telapak kakiku. Dan air itu keluar dari dasar sumur”.
Lalu asistennya diminta berputar mengelilingi sumur ketika tiba saat pemompaan air (untuk dialirkan ke tempat pendistribusian air) berlangsung. Dia merasakan bahwa air yang keluar dari dasar sumur sama besarnya seperti sebelum periode pemompaan. Dan aliran air yang keluar, besarnya sama di setiap titik, di semua area. Ini menyebabkan permukaan sumur itu relatif stabil, tak ada guncangan yang besar.
Seusai pengamatan itu, Thariq mengirimkan sampel air ke beberapa laboratorium di Eropa dan sebagian ke laboratorium di Saudi. Dan sebelum meninggalkan Kakbah, dia berpesan kepada petugas di Mekah untuk menyelidiki keadaan sumur lainnya di sekitar Kakbah.
Sesampainya di kantornya di Kota Jeddah, dia mendapat laporan bahwa sumur-sumur lain di sekitar Mekah dalam keadaan kering. Jadi hanya sumur Zamzam yang penuh air. Subhanallahu, jika Allah menghendaki, apapun bisa terjadi.
Mengandung Zat Anti Kuman
Hasil penelitian sampel air di Eropa dan Saudi Arabia menunjukkan bahwa Zamzam mengandung zat fluorida yang punya daya efektif membunuh kuman, layaknya seperti sudah mengandung obat. Lalu perbedaan air Zamzam dibandingkan dengan air sumur lain di kota Mekah dan Arab sekitarnya adalah dalam hal kuantitas kalsium dan garam magnesium. Kandungan kedua mineral itu sedikit lebih banyak pada air zamzam.
Itu mungkin sebabnya air zamzam membuat efek menyegarkan bagi jamaah yang kelelahan. Tambahan lagi, hasil laboratorium Eropa menunjukkan bahwa zamzam layak untuk diminum, sehat untuk diminum. Ini otomatis menjawab prasangka buruk doktor di awal tulisan tadi.
Keistimewaan lain, komposisi dan rasa kandungan garamnya selalu stabil, selalu sama dari sejak terbentuknya sumur ini. “Rasanya” selalu terjaga, diakui oleh semua jemaah haji dan umrah yang selalu datang tiap tahun. Tak pernah ada yang complain. Dan Air zamzam ini tak pernah dicampur bahan kimia apapun seperti layaknya air PAM kita. Murni air sehat.
Satu kehebatan lagi, sumur air zamzam tak pernah ditumbuhi lumut, padahal di seluruh dunia sumur itu selalu ditumbuhi lumut dan tumbuhan mikro organisme.
Bisa Menyembuhkan Penyakit
Diriwayatkan dalam kitab Shahih Muslim bahwa Nabi bertanya kepada Abu Dzarr, yang telah tinggal selama 30 hari siang malam di sekitar Kakbah tanpa makan-minum, selain Zamzam. “Siapa yang telah memberimu makan?” Jawab Abu Dzarr, “Saya tidak punya apa-apa kecuali air Zamzam ini, tapi saya bisa gemuk dengan adanya gumpalan lemak di perutku” Abu Dzarr menjelaskan, “Saya juga tidak merasa lelah atau lemah karena lapar, dan tak menjadi kurus”. Tambah Abu Dzarr. Lalu Nabi saw menjelaskan: ”Sesungguhnya, Zamzam ini air yang sangat diberkahi, ia adalah makanan yang mengandung gizi”.

Rasulullah saw pernah mengambil air zamzam dalam sebuah kendi dan tempat air dari kulit, kemudian membawanya kembali ke Madinah. Air zamzam itu digunakan Rasulullah saw untuk memerciki orang sakit dan kemudian disuruh meminumnya. Itu sebabnya saat ini banyak jamaah yang membawa air zamzam untuk diberikan kepada famili dan kerabatnya di Tanah air.
Yusria Abdel-Rahman Haraz dari negeri Arab, mengatakan bahwa ia terserang penyakit “bisul” di matanya. Sakitnya bukan main, tak bisa disembuhkan dengan obat. Dia hampir mendekati buta. Seorang dokter terkenal menasehati dia untuk diinjeksi dengan obat khusus, yang mungkin bisa menyembuhkan sakitnya. Tapi ternyata ada efek sampingan yang bisa membuat dia buta selamanya.
Yusria sangat yakin akan kemurahan Allah. Dia lalu pergi melaksanakan umrah dan memohon kepada Allah menyembuhkan penyakitnya. Di Baitullah dia melakukan thawaf, yang saat itu tak terlalu padat dengan manusia. Dia lalu bisa tinggal lebih lama di lokasi air zamzam. Dia manfaatkan untuk terus membasuh kedua matanya yang sakit. Ketika dia kembali ke hotel, aneh, kedua matanya yang sakit menjadi sembuh, dan bisulnya berangsur hilang.
Kejadian ini membuktikan ucapan Rasulullah saw di atas: Air zamzam bermanfaat untuk apa saja yang diniatkan ketika meminumnya. Jika engkau minum dengan maksud agar sembuh dari penyakitmu, maka Allah menyembuhkannya.
Demikianlah beberapa khasiat air Zamzam. Manfaatkanlah sebaik-baiknya keistimewaan Zamzam ini ketika kita meminumnya di Mekah waktu ziarah nanti, atau ketika kita dihadiahi kerabat, teman kita, yang baru pulang dari Tanah Suci. Dianjurkan membaca doa dulu sebelum meminumnya.
Dr. Masaru Emoto dan Air Zamzam
Dr. Masaru Emoto menguraikan bahwa air bersifat bisa merekam pesan, seperti pita magnetik atau compact disk. Semakin kuat konsentrasi pemberi pesan, semakin dalam pesan tercetak di air. Air bisa mentransfer pesan tadi melalui molekul air yang lain.

Barangkali temuan ini bisa menjelaskan, kenapa air putih yang didoakan bisa menyembuhkan si sakit. Dulu ini kita anggap musyrik, atau paling sedikit kita anggap sekadar sugesti, tetapi ternyata molekul air itu menangkap pesan doa kesembuhan, menyimpannya, lalu vibrasinya merambat kepada molekul air lain yang ada di tubuh si sakit.
Tubuh manusia memang 75% terdiri atas air. Otak 74,5% air. Darah 82% air. Tulang yang keras pun mengandung 22% air. Air putih galon di rumah, bisa setiap hari didoakan dengan khusyu kepada Allah, agar anak yang meminumnya saleh, sehat, dan cerdas, dan agar suami yang meminum tetap setia. Air tadi akan berproses di tubuh meneruskan pesan kepada air di otak dan pembuluh darah. Dengan izin Allah, pesan tadi akan dilaksanakan tubuh tanpa kita sadari. Bila air minum di suatu kota didoakan dengan serius untuk kesalehan, insya Allah semua penduduk yang meminumnya akan menjadi baik dan tidak beringas!..
Molekul Air Apakah Ini?
Di sebuah hotel di kota Kualalumpur, Malaysia, Dr. Masaru Emoto dari Universitas Yokohama, Jepang, memaparkan hasil risetnya mengenai air yang ditulisnya dalam buku “The True Power of Water.” Sejumlah slide kristal molekul air dari berbagai sumber, seperti air dari mata air, sungai, laut, telaga dsb. ditayangkan pada kesempatan itu.

Di bawah ini adalah gambar molekul atau kristal AIR ZAM-ZAM, rangkaian bentuk heksagonal-nya sangat indah, cemerlang berkilau dan penuh warna ketika dibacakan ayat yang mulia.
Ada satu kristal air yang nampak paling indah dan cantik, berbentuk seperti bunga atau cakra, bagaikan bertahta berlian mutu manikam, berkilau-kilau memancarkan belasan warna. “Molekul air apakah ini?” Tanya Masaru Emoto.
Suasana mendadak senyap, hadirin nampak terpana dan tak tahu persis kristal molekul apa gerangan. Namun tiba-tiba seorang dosen dari Universitas Malaysia mengacungkkan tangan, “mungkin itu adalah molekul air Zamzam.” Katanya.
Dr. Masaru Emoto balik bertanya, “mengapa Anda berpendapat bahwa itu adalah molekul air Zamzam?”
Kata dosen itu, “Sebab air Zamzam adalah air yang paling mulia di dunia ini, jadi wajar kalau ia memiliki molekul berupa berlian yang berpendar indah.”
Ternyata dugaan dosen itu benar. Itu memang air Zamzam. Penelitian Dr. Masaru Emoto telah menunjukkan bahwa air Zamzam memiliki molekul air paling cantik dan indah di antara air lainnya.
Dr. Masaru Emoto ilmuan Jepang sejak 1994 kesimpulan risetnya:
- Air zamzam memiliki kemampuan penyembuhan yang luar biasa, atas izin Allah.
- Air zamzam memiliki struktur molekul air yang unik bila dibandingkan air-air seluruh dunia. Air zamzam dalam bentuk kristal menghasilkan struktur indah heksagonal (segi enam) yang cantik, indah, bak kilau berlian yang memancarkan lebih dari 12 warna.
- Kristal air zamzam bila diiringi hal-hal positif (doa dan bacaan al Qur’an). Tapi kristal akan pecah tak beraturan, bila diiringi hal-hal yang bersifat negative.
- Sifat kualitas positif molekul kristal karena pengaruh lingkungan (haji, umrah, munajat doa, dan bacaan Al-Quran) di sekitar Ka’bah tiap hari sepanjang masa.
Laboratorium Eropa oleh Tariq Hussain, insinyur kimia, Peneliti Instalasi Pemurnian Air Laut untuk diminum, Jedah, menyimpulkan:
- Air zamzam melalui proses penyaringan alamiah yang sangat unik, yakni melalui bebatuan dan gurun pasir yang berlapis-lapis
- Kandungan mineral dan elemen lainnya dengan jumlah fantastis, sekitar 2.000 miligram per liter, biasanya air mineral alamiah (hard carbonated water) tidak akan lebih dari 260 mg per liter. Di antaranya, sodium (250), kalsium (200), potassium (20), magnesium (50) sulfur (372), bicarbonate (366), nitrat (273), fosfat (0,25), clan ammonia (6).
- Kadar Kalsium dan garam Magnesiumnya lebih tinggi dibanding sumur lainnya, berkhasiat untuk menghilangkan rasa haus dan efek penyembuhan.
- Kandungan zat fluorida yang berkhasiat memusnahkan kuman-kuman tubuh manusia.
- Air Zamzam selalu bebas dari kontaminasi kuman, karena lingkungan sumur terjaga alami
- Saat musim kemarau semua sumur di sekitar Mekah kering, tapi sumur zamzam tetap berair, sepanjang zaman dan musim. Faktanya rata-rata 50 juta liter air Zam-zam di ambil untuk jamaah haji sedunia, tidak termasuk umrah di luar bulan haji.
- Sumber mata air sumur zamzam secara alami mengalir, tanpa bantuan mesin/sedot pensuplai air. Saat dilakukan pencarian sumber mata airnya, peneliti berkata “Alhamdulillah, Saya temukan dia! Pasir halus menari-nari di bawah telapak kakiku. Dan air itu keluar dari dasar sumur”.
- Sumur air zamzam tak pernah ditumbuhi lumut maupun mikroorganisme, beda dengan sumur umumnya di seluruh dunia, sehingga ke-steril-an air zamzam tetap terjaga.
- Permukaan air yang keluar dari dasar sumur sama besarnya sebelum pemompaan/pengambilan air. Dan aliran air yang keluar, besarnya sama di setiap titik, di semua area. Ini menyebabkan permukaan sumur itu relatif stabil.
- Komposisi dan rasa kandungan garamnya selalu stabil, selalu sama dari sejak terbentuknya sumur ini. “Rasanya” selalu terjaga, diakui oleh semua jemaah haji dan umrah yang selalu datang tiap tahun. Tak pernah ada yang complain.
- Air zamzam ini tak pernah dicampur bahan kimia apapun
- Dalam bukunya The True Power of Water yang laku keras di Jepang dan Amerika tersurat bagaimana air zamzam memiliki kekuatan penyembuhan yang luar biasa.
Terakhir
- Penelitian oleh sarjana anti Islam, yang bertujuan merendahkan martabat air zamzam, selalu gagal.
- Sampel riset tersebut dari kalangan Islam maupun non Islam, hasilnya sama, sebuah mukjizat
- Hasil foto satelit/NASA menyimpulkan sumur zamzam ternyata terhubungkan dengan Laut Merah atau Laut Mati yang bersatu menuju satu titik di bawah Kakbah
- Sumur air zamzam adalah sumur abadi yang telah berumur lebih dari 4.000 tahun peninggalan nabi Ibrahim.
- Penelitian di atas sesuai dengan isi Al-Quran, Hadits maupun pengalaman:
“Sebaik-baik air di permukaan bumi adalah air zamzam. Padanya ada makanan yang menyegarkan dan penawar bagi segala penyakit”. (Hadits)
“Air Zamzam, tergantung niat orang yang meminumnya.” (Hadits Shahih kitab Irwa-ul Ghalil).
“Air Zamzam sesuai dengan niat ketika meminumnya. Bila engkau meminumnya untuk obat, semoga Allah menyembuhkanmu. Bila engkau meminumnya untuk menghilangkan dahaga, semoga Allah menghilangkannya…” (Hadits hasan li ghairihi. Kitab Shahih Targhib wa Tarhib)
“Selama 30 hari, aku (Abu Dzar Al-Ghifari) tidak mempunyai makanan kecuali air Zamzam. Aku menjadi gemuk dan lemak perutku menjadi sirna. Aku tidak mendapatkan dalam hatiku kelemahan lapar.” (HR Muslim)
“Sesungguhnya demam adalah dari panas Neraka Jahanam, maka dinginkanlah/kompres dengan air atau air Zamzam” (HR Bukhari)
BNN Sita Aset TPPU Narkoba Senilai Rp 17,6 Miliar
Badan Narkotika Nasional (BNN) menyita aset Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dari tiga pelaku bandar narkoba yang diciduk selama kurun waktu Januari hingga Maret 2017 berupa properti, kendaraan, dan sejumlah harta benda lainnya senilai Rp 17,6 miliar.
Dengan penyitaan berbagai aset bandar narkoba itu diharapkan dapat meminimalisir operasional para bandar yang masih aktif melakukan pengaturan jaringannya dalam lapas, dan aset itu sebagian bisa digunakan untuk program operasional Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).
Komjen Pol Budi Waseso mengatakan pihaknya melakukan penyitaan terhadap aset dari para bandar untuk memiskinkan dan menghentikan operasional mereka.
"Aset yang kita sita adalah barang-barang para bandar dan kurir yang sudah ditelusuri dengan kerja sama oleh PPATK, jadi tidak sembarangan kita sita," ujar Budi Waseso (Buwas), Jumat (28/4) di Kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur.
Menurutnya, sebagian dari aset tersebut akan diusulkan oleh BNN kepada Kementerian Keuangan dan instansi terkait agar bisa digunakan untuk segera dalam program P4GN.
"Kita akan terus lakukan penyitaan terhadap aset bandar, jadi ruang gerak mereka akan terbatas dan program P4GN kita tidak terlalu tergantung pada APBN pemerintah," tambahnya didampingi Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari dan Direktur TPPU R. Sunanto.
Kasus pertama yang disita adalah kasus Tjian Sin Fan dan Andy pada 12 Januari 2017 lalu atas kepemilikan 4.000 butir ekstasi dan sabu seberat 12 kilogram (kg). Dari keduanya disita aset senilai Rp 8.828.000.000 dalam bentuk uang tunai, rumah mewah di Penjaringan dan polis asuransi.
Kasus kedua yakni melibatkan Dedi, Herijal, dan Saiful alias Juned pada 13 Maret 2017 lalu dengan barang bukti 48,1 kg sabu, 3.702 butir ekstasi, 454 butir happy five, satu unit rumah di Medan , 6 unit mobil, dengan total aset senilai Rp 4.448.000.000.
Kasus ketiga yakni melibatkan Saparudin tahanan kelas 2A Pontianak pada 24 Maret 2017 lalu dengan barang bukti 20,1 kg sabu, 5 tanah, 3 unit mobil, arena futsal dan sejumlah rekening bank dengan nilai aset mencapai Rp 4.370.000.000
Total dari tiga kasus itu BNN RI menyita aset senilai Rp 17.646.000.000 dan akan segera mengkoordinasikan kepada Kejaksaan Agung dan Kementerian Keuangan untuk bisa segera digunakan untuk operasional P4GN BNN di seluruh wilayah Indonesia.
Dengan penyitaan berbagai aset bandar narkoba itu diharapkan dapat meminimalisir operasional para bandar yang masih aktif melakukan pengaturan jaringannya dalam lapas, dan aset itu sebagian bisa digunakan untuk program operasional Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).
Komjen Pol Budi Waseso mengatakan pihaknya melakukan penyitaan terhadap aset dari para bandar untuk memiskinkan dan menghentikan operasional mereka.
"Aset yang kita sita adalah barang-barang para bandar dan kurir yang sudah ditelusuri dengan kerja sama oleh PPATK, jadi tidak sembarangan kita sita," ujar Budi Waseso (Buwas), Jumat (28/4) di Kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur.
Menurutnya, sebagian dari aset tersebut akan diusulkan oleh BNN kepada Kementerian Keuangan dan instansi terkait agar bisa digunakan untuk segera dalam program P4GN.
"Kita akan terus lakukan penyitaan terhadap aset bandar, jadi ruang gerak mereka akan terbatas dan program P4GN kita tidak terlalu tergantung pada APBN pemerintah," tambahnya didampingi Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari dan Direktur TPPU R. Sunanto.
Kasus pertama yang disita adalah kasus Tjian Sin Fan dan Andy pada 12 Januari 2017 lalu atas kepemilikan 4.000 butir ekstasi dan sabu seberat 12 kilogram (kg). Dari keduanya disita aset senilai Rp 8.828.000.000 dalam bentuk uang tunai, rumah mewah di Penjaringan dan polis asuransi.
Kasus kedua yakni melibatkan Dedi, Herijal, dan Saiful alias Juned pada 13 Maret 2017 lalu dengan barang bukti 48,1 kg sabu, 3.702 butir ekstasi, 454 butir happy five, satu unit rumah di Medan , 6 unit mobil, dengan total aset senilai Rp 4.448.000.000.
Kasus ketiga yakni melibatkan Saparudin tahanan kelas 2A Pontianak pada 24 Maret 2017 lalu dengan barang bukti 20,1 kg sabu, 5 tanah, 3 unit mobil, arena futsal dan sejumlah rekening bank dengan nilai aset mencapai Rp 4.370.000.000
Total dari tiga kasus itu BNN RI menyita aset senilai Rp 17.646.000.000 dan akan segera mengkoordinasikan kepada Kejaksaan Agung dan Kementerian Keuangan untuk bisa segera digunakan untuk operasional P4GN BNN di seluruh wilayah Indonesia.
Komandan Harus Pecat Prajurit yang Terkena Kasus Narkoba
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo meminta seluruh komandan memecat prajurit yang terbukti terlibat kasus narkoba. Ia lebih memilih kehilangan beberapa prajurit daripada merusak mental dan nama baik satuan TNI.
"Apabila ada prajurit yang terkena kasus narkoba dan terbukti bersalah, maka para komandan harus memberikan hukuman pecat. Karena lebih baik kehilangan beberapa prajurit daripada merusak mental dan nama baik satuan dan TNI keseluruhan," kata Gatot di depan ribuan anggota Lanud Iswahjudi Magetan dan anggota TNI AD, Jumat ( 28/4/2017) pagi.
Kunjungan Panglima TNI ke Lanud Iswahjudi untuk melihat fasilitas dan kesiapan Lanud Iswahjudi dalam mendukung kegiatan latihan dan operasional TNI. Setibanya di Lanud Iswahjudi, Panglima TNI bersama rombongan, meninjau pesawat F-16 Fighting Falcon di Shelter Skadron Udara 3.
Tak lama kemudian, Gatot lmemberikan pengarahan kepada 1.000 prajurit TNI AD dan TNI AU di Hanggar Skadron Udara 3 Lanud Iswahjudi.
Selain meminta prajurit menjauhi narkoba, Gatot meminta anggota menjadi sinergitas dengan Polri. Terutama saat tugas operasi di bawah Polri.
Ia menambahkan, dari berbagai survei, TNI masih menjadi institusi yang paling dipercaya oleh masyarakat Indonesia.
Jumat, 28 April 2017
Kunjungan Delegasi Narcotics Control Bureau Ministri Of Home Affair India
Delegasi Narcotics Control Bureau Ministri Of Home Affair India (NCB) saat melakukan kunjungan kerja ke Balai Diklat BNN, Lido, Jawa Barat, Kamis (27/4). Kepala Balai Diklat BNN beserta staff menjelaskan secara langsung struktur organisasi serta program kerja yang ada di Balai Diklat BNN kepada para delagasi NCB India.
Kunjungan kerja Delegasi NCB India ke Balai Diklat BNN, Lido ini merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka pertemuan "The 2nd Joint Working Group On Drug Cooperation Between BNN (Indonesia) And NCB (India)".
BNNK Cianjur, Jadilah Generasi Yang Sehat dan Cerdas Tanpa Narkoba
Badan Narkotika Nasional Kabupaten Cianjur melalui seksi P2M melaksanakan kegiatan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) Kepada Pelajar Melalui Media Konvensional pada hari Kamis (27/4/2017).
Kegiatan KIE dilaksanakan di Aula SMK Negeri 1 Pacet, Cipanas dengan peserta 20 orang dari 5 sekolah, SMKN 1 Pacet, SMKN 1 Cipanas, SMK Vancaniti, SMK AKP Dan SMA Negeri 1 Sukaresmi masing masing 4 orang.
Sesuai dengan tema kegiatan yaitu "Jadilah Generasi Yang Sehat dan Cerdas Tanpa Narkoba" kegiatan ini bertujuan untuk membentuk karakter siswa/i untuk menjauhi narkoba, ungkap Bapak Asep Husen selaku Kepala Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNK Cianjur. Pada kesempatan yang sama, Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Pacet Bapak Iwan Gunawan, MM mengatakan Kami sangat berbangga hati dengan kedatangan BNNK Cianjur di sekolah kami, yang artinya sekolah kami mendapat perhatian dari BNNK Cianjur, SMKN 1 Pacet sangat mendukung kegiatan pencegahan Narkoba ini dan berharap siswa/i di Kabupaten Cianjur memahami dan menjauhi Narkoba.
Pemilik 3 Kg Sabu DPO
Polres Lhokseumawe mengeluarkan daftar pencarian orang (DPO) terhadap tersangka pemilik 3 Kg sabu yang saat ini masih diburu pihak Kepolisian Resor Lhokseumawe.
Kapolres Lhokseumawe AKBP Hendri Budiman dihadapan awak media mengatakan, pihaknya mengeluarkan daftar pencarian orang (DPO) terhadap tersangka HR (35) yang diduga sebagai pemilik 3 Kg sabu yang dikirimkan dari Banda Aceh dengan tujuan Medan Lewat salah satu PO Bus,” ujar Kapolres Rabu siang (26-04-2017)
Terbongkarnya kasus 3 Sabu tersebut berawal dari informasi masyarakat hari senin tanggal 24 april 2017 pukul 01.00 WIB tentang adanya kiriman melalui salah satu PO bus Banda Aceh-Medan yang mengirim sabu.
Diduga pelaku mengirim satu dus yang berisi jeruk yang di bawahnya ada tiga bungkus sabu kurang-lebih beratnya 3 kg, selanjutnya atas informasi tersebut pihak Kepolisian langsung melakukan penyelidikan, dan ternyata benar bahwa barang yang di duga sabu benar ada di PO tersebut.
Setelah dikembangkan penerima sabu tersebut berasal dari Medan, dan pada saat hari itu juga dilakukan penangkapan terhadap tersangka SF (27 dan MA (34) dimedan yang diduga sebagai penyimpan dan mendistribusikan sabu tersebut kepada pemesan yang ada di Medan.
Saat ini HR (35) masih dalam pengejaran (DPO) sedangkan dua tersangka yang sudahkan diringkus ditahan Mapolres untuk dilakukan pemeriksaan.
[Humas Polres Lhokseumawe]
Nelayan Kaya Punya Jet Ski Hasil Bisnis Narkoba
Nelayan itu kemudian diketahui bernama Eri Khusnadi alias Eri Jack. Dia merupakan pengendali pasokan sabu dan ekstasi asal Tionghoa melalui Malaysia dan masuk ke Bengkalis, Riau.
Seperti yang dikatakan Kapolda Riau Irjen Pol Zulkarnain Adinegara saat pemusnahan barang bukti narkoba. Di antaranya 160 butir pil ekstasi dari Tionghoa dan 40 kilogram sabu, serta 11 kilogram ganja.
Ratusan pil ekstasi itu dimusnahkan dengan cara diblender. Kata Zulkarnain, hal itu dilakukan agar tidak bisa dikonsumsi atau disalahgunakan lagi. Sementara 40 kilogram sabu dilarutkan di dalam dua baskom, sedangkan 11 kilogram ganja dibakar. Tujuannya juga sama, agar tidak bisa digunakan lagi.
Pemusnahan narkoba ini disaksikan oleh lima tersangka. Termasuk Eri Jack. Zulkarnain sendiri terlihat geram terhadap Eri Jack bersama dua kurirnya, Zulfadhli dan Aldino Cardofa. Saking geramnya, Zulkarnain memaksa para tersangka yang awalnya memakai sebo memperlihatkan wajahnya di hadapan publik.
"Buka, buka sebonya, perlihatkan wajahmu kepada masyarakat, ngapain malu. Ini bentuk hukuman sosial," kata Zulkarnain sambil berjalan dari tempat duduknya dan mengangkat dagu Eri beserta dua kurir sabu dan ekstasi di Mapolda Riau, Kamis (27/4/2017).
Kepada Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau Uung Abdul Syakur yang hadir dalam pemusnahan ini, Zulkarnain memintanya supaya memberikan hukuman mati. Sebab, ketika proses pemberkasan kasus lima tersangka ini lengkap, maka penuntutan kepada mereka berada di tangan jaksa.
"Tuntut hukuman mati saja pak, perusak generasi bangsa ini. Mohon dituntut mati saja," kata mantan Kapolda Maluku Utara tersebut.
Menurut Zulkarnain, tidak hanya sekali Eri Jack bersama sindikatnya memasok sabu dan ekstasi asal Tionghoa dari Malaysia. Beberapa kilogram sabu disebutnya sudah kerap kali lolos dengan pengiriman tujuan Medan, Sumatera Utara.

Polda Riau bersama sejumlah instansi lain memusnahkan narkoba berbagai jenis. (Liputan6.com/M Syukur).
Sebelum mengungkap 40 kilogram sabu dan ratusan ribu butir ekstasi, sudah ada satu kilogram dan lima kilogram hingga tujuh kilogram sabu yang dibawa kurir Eri Jack lolos. Namun beberapa pengiriman di antaranya berhasil diamankan petugas dan menciduk para kurirnya bersama barang bukti.
"Kemudian dilakukan penyelidikan, di mana dua kurirnya ditangkap dalam perjalanan dari Kabupaten Siak tujuan Medan," sebut Zulkarnain.
Selama menjalankan bisnis haramnya, Zulkarnain menyebut, Eri Jack sudah menjadi nelayan yang kaya raya. Eri disebut mempunyai beberapa aset bernilai ratusan hingga miliaran rupiah yang saat ini masih dilacak Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau. Semua kekayaannya itu diduga kuat hasil dari bisnis haramnya ini.
Sejauh ini, aset Eri Jack yang sudah terlacak adalah jet ski bernilai Rp 650 juta, speedboat, kapal tongkang, dan sebuah mobil mewah. Beberapa barang mewah yang sudah disita itu dibawa ke Pekanbaru untuk kepentingan penyidikan.
"Kapalnya belum, mau ditaruh di mana kalau dibawa ke sini. Sementara dititipkan dulu di Mako Satpolair Polres Bengkalis. Barang sitaan ini untuk jeratan tindak pidana pencucian uang," Zulkarnain menerangkan.
Untuk pemasok lainnya di Malaysia, Polda Riau sendiri masih kesulitan mengungkapnya karena bukan wewenang yuridiksinya. Karena itu, komunikasi intensif digencarkan dengan BNN dan Mabes Polri.
"Ada yang di Malaysia, masih terus dikoordinasikan dengan BNN dan Mabes Polri," kata Zulkarnain.
Sementara itu, terkait permintaan hukuman mati ini, Kajati Riau Uung Abdul Syakur berjanji bakal memberikan tuntutan maksimal. Dia menyebut bakal mempelajari berkas tiga tersangka sabu dan puluhan ratusan ribu ekstasi ini yang diserahkan Polda Riau nanti.
"Akan diberikan tuntutan maksimal, kalau ada di atas hukuman mati, ya kita berikan tuntutannya," kata Uung soal tuntutan hukum dalam kasus narkoba ini.
















